Jaga Perbatasan Utara Jelang Lebaran, KRI Nala-363 Kawal Perairan Sangihe

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan KRI Nala-363 Letkol Laut (P) Yan Ahmady Serimbing dan KRI Nala-363 Sandar di Pelabuhan Tahuna

Komandan KRI Nala-363 Letkol Laut (P) Yan Ahmady Serimbing dan KRI Nala-363 Sandar di Pelabuhan Tahuna

Expektasi.com, Sangihe – Kapal perang TNI Angkatan Laut, KRI Nala-363, resmi bersandar di Pelabuhan Nusantara Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, pada Jumat (20/03/2026).

Kehadiran kapal korvet kelas Fatahillah ini mengemban misi utama memperkuat pengamanan di wilayah perbatasan utara Indonesia–Filipina serta menjaga stabilitas maritim menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kedatangan kapal tempur tersebut disambut langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain menjalankan operasi pengamanan, kunjungan ini juga bertujuan mempererat sinergitas antara TNI AL dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat.

Komandan KRI Nala-363, Letkol Yan Ahmady Sembiring, menjelaskan bahwa kapal dengan sekitar 80 personel tersebut tengah melaksanakan patroli di kawasan perairan utara, mencakup wilayah Sulawesi, Kalimantan, hingga pengawasan jalur strategis ALKI II dan III.

“Fokus kami adalah memastikan kondisi keamanan di wilayah perairan tetap kondusif, terutama menjelang perayaan Idul Fitri. Setelah dari Sangihe, kami akan melanjutkan pelayaran menuju pulau-pulau terluar seperti Miangas dan Marore,” ujarnya.

Dalam kunjungan ini, KRI Nala-363 juga membawa misi sosial dengan menyalurkan bantuan bahan kontak bagi personel yang bertugas di pos-pos perbatasan.

Menariknya, pihak TNI AL membuka kesempatan bagi masyarakat Sangihe untuk mengenal lebih dekat alutsista kebanggaan Indonesia melalui program Open Ship. Warga diperbolehkan melihat langsung kemampuan tempur tiga dimensi—permukaan, bawah laut, dan udara—yang dimiliki kapal tersebut.

Kehadiran KRI Nala-363 di Bumi Sakti-Sangihe diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman bagi masyarakat di beranda utara NKRI, tetapi juga menumbuhkan wawasan serta kebanggaan terhadap peran penting TNI AL dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia.

(Hulik Manahede)

Berita Terkait

Kehadiran Bupati di Petta Barat Jadi Motivasi Besar, Camat Tabut: Hindari Janji Berlebihan
Wakili Bupati, Asisten III Hadiri Pencanangan Zona Integritas BPOM Sangihe Menuju WBK dan WBBM
Komisi II DPR RI Gelar Rakor di Sulut, Wabup Sangihe Perkuat Sinergi Pusat-Daerah
TP-PKK Sukses Gelar Sepak Bola Wanita, Pemkab Sangihe Siapkan Piala Bupati 2027
Kampanye Damai Kampung Bahu Digelar 15 Oktober, Dua Calon Kapitalaung Siap Berdialog
95 Agen BPJS Ketenagakerjaan Desa Resmi Dikukuhkan di Sangihe
Tali Rompon Kampung Bahu Diduga Sengaja Diputus Orang Tak Dikenal
Ciptakan Suasana Damai, Dua Calon Kapitalaung Kampung Bahu Sepakat Jaga Persaudaraan
Berita ini 67 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:49 WITA

Kehadiran Bupati di Petta Barat Jadi Motivasi Besar, Camat Tabut: Hindari Janji Berlebihan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Wakili Bupati, Asisten III Hadiri Pencanangan Zona Integritas BPOM Sangihe Menuju WBK dan WBBM

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:04 WITA

Komisi II DPR RI Gelar Rakor di Sulut, Wabup Sangihe Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Kampanye Damai Kampung Bahu Digelar 15 Oktober, Dua Calon Kapitalaung Siap Berdialog

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:10 WITA

95 Agen BPJS Ketenagakerjaan Desa Resmi Dikukuhkan di Sangihe

Berita Terbaru