Expektasi.com, Bolmut – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) telah menggelar debat publik terakhir bagi para calon kepala daerah pada sabtu (16/11/2024). Bertempat di Gedung Dharma Wanita Boroko Timur, acara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yang antusias menyaksikan langsung maupun melalui siaran daring disiarkan oleh TVRI Sulawesi Utara dan melalui akun Facebook KPU Bolmut.
Acara ini menjadi puncak dari rangkaian debat yang bertujuan untuk memberikan gambaran jelas kepada masyarakat mengenai visi, misi, serta program kerja masing-masing pasangan calon. Tema debat masi meliputi kebutuhan bolmut selama lima tahun kedepan.
Firman Sy. Stion, Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih (Sosdiklih) serta Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Bolmut, mengajak masyarakat Bolmut untuk menggunakan hak pilih mereka pada hari pemungutan suara yang dijadwalkan pada 27 November 2024.
“Pilkada adalah momen penting untuk menentukan arah pembangunan Kabupaten Bolmut lima tahun ke depan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan menggunakan hak pilihnya. Setiap suara sangat berarti bagi masa depan kita bersama,” ujar Firman.
Debat Mempertemukan empat Pasangan Calon
Debat kali ini menampilkan empat pasangan calon yang menyampaikan solusi mereka atas berbagai isu strategis di Bolmut, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, penguatan pendidikan, permodalan UMKM dan tata kelola APBD yang baik dan benar.
- Suriansyah Korompot – Ramses Rizal Sondakh
- Asripan Nani – Aktrida Datunsolang
- Sirajudin Lasena – Mohammad Aditya Pontoh
- Hamdan Datunsolang – Moh. Abdul Rafiq Pangau
Ajakan untuk Tidak Golput
Firman Sy. Stion juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat untuk menciptakan pilkada yang berkualitas. “Kami tidak hanya ingin melihat angka partisipasi yang tinggi, tetapi juga ingin memastikan masyarakat benar-benar memahami pentingnya pilkada ini. Pilihan Anda akan menentukan kualitas kepemimpinan di Bolmut,” tambah Firman.
KPU Bolmut, lanjut Firman, telah melakukan berbagai upaya sosialisasi, termasuk melalui kegiatan edukasi pemilih di tingkat desa dan komunitas, untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memahami proses dan pentingnya pemilu.
Himbauan untuk Pilkada Damai
Mengakhiri acara, Firman mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kerukunan selama proses pemilukada. “Pilkada adalah pesta demokrasi. Mari kita rayakan dengan penuh semangat kebersamaan, meskipun kita mungkin memiliki pilihan yang berbeda,” pungkasnya.
Dengan debat terakhir yang telah usai, KPU Bolmut berharap masyarakat lebih yakin dalam menentukan pilihan mereka. Pemilu serentak yang tinggal beberapa hari lagi diharapkan berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang benar-benar merepresentasikan aspirasi rakyat.











