Expektasi.com, Bolmut – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) menerima kunjungan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kotamobagu, Rabu (07/05/2025) yang berlangsung di ruang kerja Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmut. Pertemuan ini membahas implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi pelaksanaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kotamobagu, Rezky Andre Ratu, memaparkan bahwa cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Bolmut baru mencapai 22 persen, menjadikannya yang terendah di wilayah Bolaang Mongondow Raya. Saat ini, jumlah peserta aktif tercatat baru sekitar 1.200 orang, yang keseluruhan mendaftar secara mandiri tanpa dukungan dari skema pemerintah daerah.
“Peserta yang kami sasar adalah pekerja non-ASN dan pekerja rentan. Sayangnya, pendaftaran masih belum terkoordinasi dengan baik dari sisi dukungan kebijakan daerah,” ujar Rezky di hadapan Sekda Bolmut dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Bolmut.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Nakertrans Bolmut, Abdul Muis Suratinoyo, SH, menyatakan komitmennya untuk memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak agar cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dapat meningkat.
“Kami akan melibatkan pihak ketiga, terutama penyedia jasa yang bekerja di Kabupaten Bolmut. Ke depan, bisa saja kami tetapkan keikutsertaan pekerja dalam BPJS Ketenagakerjaan sebagai syarat wajib sebelum penyedia jasa mendapatkan proyek,” tegas Abdul Muis, Kamis (08/05/2025).
Pemerintah Kabupaten Bolmut melalui Sekretaris Daerah menyambut baik materi yang telah dipresentasikan oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan. Dari hasil pertemuan tersebut, disusun beberapa rekomendasi strategis yang nantinya akan disampaikan langsung kepada Bupati Bolmut untuk ditindaklanjuti lebih lanjut.
“Telah disusun beberapa rekomendasi strategis dan diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Bolmut dalam rangka meningkatkan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh lapisan pekerja di daerah,” tutupnya.










