Bos BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Tembus Rp16.400 per Dolar AS

Kamis, 20 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perry Warjiyo Gubernur Bank BI

Perry Warjiyo Gubernur Bank BI

Expektasi.com, Ekonomi – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo membeberkan penyebab nilai tukar rupiah tembus Rp16.400 per dolar AS pada Juni 2024. Perry mengungkap nilai tukar rupiah melemah 5,92 persen terhadap dolar AS dari level akhir Desember 2023.

Ia mengatakan pelemahan nilai tukar rupiah tersebut dipengaruhi oleh dampak global dan domestik.

Dari sisi global, penyebabnya di antara lain masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global.

“Terutama berkaitan dengan ketidakpastian arah penurunan The Fed Fund Rate, penguatan mata uang dolar AS secara luas, dan masih tingginya ketegangan geopolitik,” ujar Perry dalam konferensi pers, Kamis (20/6).

Dari faktor domestik, Perry menyebut tekanan rupiah disebabkan oleh kenaikan permintaan valas oleh korporasi termasuk untuk repatriasi dividen, serta persepsi terhadap kesinambungan fiskal ke depan.

Kendati demikian, pelemahan rupiah dinilai lebih baik dibandingkan pelemahan won Korea Selatan 6,78 persen, baht Thailand 6,92 persen, peso Meksiko 7,89 persen, real Brasil melemah 10,63 persen dan yen Jepang melemah hingga 10,78 persen.

Perry menjelaskan ke depan nilai tukar rupiah diprakirakan akan bergerak stabil sesuai dengan komitmen BI untuk terus menstabilkan nilai tukar rupiah, serta didukung oleh aliran masuk modal asing, menariknya imbal hasil, rendahnya inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang tetap baik.

“Bank Indonesia terus mengoptimalkan seluruh instrumen moneter termasuk peningkatan intervensi di pasar valas serta penguatan strategi operasi moneter pro-market melalui optimalisasi instrumen SRBI, SVBI, dan SUVBI,” ucap dia.

Perry menjelaskan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh sisi fundamental dan teknikal. Sisi fundamental menurutnya rupiah bisa menguat, diukur dari pertumbuhan ekonomi yang tinggi, inflasi terkendali, defisit transaksi berjalan serta suku bunga.

“Selama ini dan kita meyakini kalau melihat fundamental kita akan rupiah sebetulnya bisa lebih rendah dari Rp16 ribu, inflasi kita lebih rendah, 2,8 persen dibandingkan AS yang tinggi negara-negara lain juga tinggi,” jelasnya.

Namun di sisi lain, ada berbagai persoalan yang menjadi sentimen negatif terhadap rupiah. Antara lain ketidakpastian mengenai suku bunga acuan AS dan ketegangan geopolitik serta persepsi terhadap kesinambungan fiskal ke depan.

“Nah persepsi ini kan faktor-faktor teknikal jangka pendek,” tegas Perry.

“Apakah BI meyakini rupiah ke depan menguat? Yes, fundamentalnya akan menguat. Tapi dari gerakan bulan ke bulan faktor-faktor informasi sentimen akan membuat volatilitas naik turun naik turun,” pungkasnya.

Sumber CNN Indonesia

Berita Terkait

BSG Gelar RUPS Tahunan dan Luar Biasa, Target Laba Rp 400 Miliar Jadi Sorotan
Fokus Group Diskusi Penyusunan Dokumen KRB Bolmut 2025 2030
SUKSES, Pasangan Suriansyah Korompot dan Ramses Rizal Sondakh Dapatkan SK Perindo
Deretan Makanan Anti Pikun Ini Bisa Bikin Otak Encer sampai Tua
Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Picu Kanker, Wajib Dihindari
Pemkab Bolmut Peduli Korban Bencana Banjir di Provinsi Gorontalo
PWI Bolmut Peduli Korban Bencana Alam Gorontalo
Saat HUT RI ke-79, Pemerintah Bakal Rilis BBM Jenis Baru Rendah Sulfur
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 10 April 2025 - 14:14 WITA

BSG Gelar RUPS Tahunan dan Luar Biasa, Target Laba Rp 400 Miliar Jadi Sorotan

Selasa, 17 Desember 2024 - 12:57 WITA

Fokus Group Diskusi Penyusunan Dokumen KRB Bolmut 2025 2030

Senin, 29 Juli 2024 - 23:25 WITA

SUKSES, Pasangan Suriansyah Korompot dan Ramses Rizal Sondakh Dapatkan SK Perindo

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:50 WITA

Deretan Makanan Anti Pikun Ini Bisa Bikin Otak Encer sampai Tua

Selasa, 16 Juli 2024 - 14:41 WITA

Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Picu Kanker, Wajib Dihindari

Berita Terbaru

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari dan Wakil Bupati Sangihe Tendris Bulahari serta Jajaran Forkopimda

Sangihe

Buka Car Free Day, Bupati: Sangihe Akan Terus Bergerak!

Sabtu, 27 Jun 2026 - 18:41 WITA