Expektasi.com, Bolmut – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peranan yang besar dalam menopang sektor ekonomi kreatif disuatu daerah berkembang.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Penjabat Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., disaat membuka secara resmi Bomut Expo Tahun 2024 dalam rangka HUT Bolmut ke-17, yang dipusatkan di lapangan kembar boroko, minggu (19/05/2024).

Pj Bupati mengatakan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah untuk mengembangkan dan mempromosikan potensi-potensi lokal daerah agar lebih dikenal oleh khalayak umum. Bolmut Expo menjadi wadah pemberdayaan bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk mempromosikan produk UMKM mereka.
“Pelaku ekonomi kreatif di Bolmut memiliki kreativitas yang tinggi. Namun di sisi lain ia mengakui jika para pelaku ekonomi kreatif masih memiliki keterbatasan dalam memaksimalkan digitalisasi. Pemerintah dikatakannya tidak akan bisa berjalan sendiri dan perlu kolaborasi dengan semua stakeholder dan elemen terkait,” kata SJL sapaan akrab Pj Bupati Bolmut.

Dalam ekonomi kreatif, lanjut SJL, suatu ide, kreativitas, dan hak cipta merupakan modal utama untuk membangun industri kreatif yang lancar. Cara kerja dalam industri kreatif juga berbeda dengan industri lainnya yang masih konvensional. Dalam industri kreatif, kreativitas dan ide digabungkan dengan pengetahuan dan juga teknologi yang mengiringi.
“Pemerintah terus mendukung dan memberi kemudahan serta membangun ekosistem pertumbuhan UMKM yang inklusif dan berkelanjutan. Selain menjadi sarana untuk menggerakkan UMKM dan Ekonomi kreatif, kegiatan ini juga merupakan sarana edukasi dan rekreasi dimana dalam rangkaian Bolmut Expo yang digelar selama 3 hari ini juga diisi dengan kegiatan seni dan budaya serta hiburan oleh grup band dan artis lokal/regional,” jelas SJL.

SJL menyebut, Strategi yang perlu diketahui oleh seluruh pelaku UMKM dan ekonomi kreatif adalah bagaimana kita mempercepat digitalisasi. “kita akan bantu dengan pelatihan dan pendampingan, upskilling dan reskilling dan juga newskilling. Misalnya edukasi tentang mengambil foto produk, penggunaan barcode, packaging yang bagus, serta strategi pemasaran,” sebut SJL.
Kedepan, SJL menambahkan, lapangan kembar boroko akan ditata sedemikian rupa. mulai dari pembuatan taman, penerangan, sampai dengan penyediaan tempat duduk. Sehingga nantinya akan dikunjungi banyak orang. Dan saat ini di area Lapangan Kembar Boroko telah difasilitasi dengan wifi gratis.

“Semua ini merupakan upaya pemerintah untuk masyarakat Bolmut. Karena goal dari kegiatan ini semata-mata untuk menciptakan pasar yang seluas-luasnya bagi masyarakat sehingga ada pertumbuhan ekonomi baru di kabupaten,” tambah SJL.











