MANADO, Expektasi.com – Muhammad Aditya Pontoh, SIP kini menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), setelah mendapat penugasan dari Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling.
Penugasan tersebut ditandai dengan penyerahan nota dinas oleh Gubernur Sulawesi Utara kepada MAP sapaan akrab Muhammad Aditya Pontoh di Manado, Rabu (23/9/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Utara.
MAP yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Boltara, kini mengambil peran dalam memastikan roda pemerintahan daerah tetap berjalan di tengah proses hukum yang sedang dihadapi Bupati Boltara Sirajudin Lasena.
Saat diwawancarai di Manado, Rabu (23/9/2026), MAP menegaskan bahwa agenda pemerintahan tetap berjalan, termasuk persiapan asistensi Anggaran Perubahan Tahun 2026.
“Hari ini, pemerintah daerah sementara mempersiapkan asistensi untuk Anggaran Perubahan Tahun 2026. Kemudian ada beberapa kegiatan lagi yang sedang dilaksanakan di Kabupaten Boltara,” kata MAP.
Ia memastikan dinamika yang tengah berlangsung tidak menghentikan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Seluruh perangkat daerah, kata dia, tetap menjalankan tugas dan fungsi sesuai kewenangan masing-masing.
“Sampai hari ini, untuk pelayanan publik di Kabupaten Boltara masih berjalan seperti biasa,” ujarnya.
MAP sebelumnya merupakan pasangan Sirajudin Lasena atau SJL dalam pemerintahan Boltara periode 2025–2030. Keduanya dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Boltara pada 20 Februari 2025.
Kini, di tengah proses hukum yang dijalani Sirajudin Lasena setelah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan KPK, MAP mengajak masyarakat Boltara untuk tetap tenang dan memberikan doa terbaik bagi Bupati Boltara tersebut. KPK menyatakan Sirajudin Lasena menjadi tersangka dalam perkara dugaan pemerasan dan gratifikasi yang berkaitan dengan lingkungan Pemerintah Kabupaten Boltara.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat, terlebih khusus masyarakat Kabupaten Boltara, yang pertama tetap memberikan doa terbaik untuk Pak Bupati Kabupaten Boltara,” pintanya.
MAP juga menegaskan sikap pemerintah daerah untuk menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung.
“Kami sebagai pemerintah daerah sangat menghargai dan menghormati hasil dan keputusan hukum yang hari ini sementara berjalan,” ujarnya.
Terkait pemeriksaan dan proses hukum yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), MAP memastikan Pemerintah Kabupaten Boltara tetap mendukung proses penegakan hukum tersebut.
“Kami sebagai pemerintah daerah tetap mendukung dan menghargai apa pun hasil keputusan dari KPK,” tegasnya.
Dengan penugasan sebagai Plt Bupati, MAP kini berada di posisi strategis untuk memastikan pemerintahan daerah tetap berjalan, program pembangunan tidak terhenti, serta pelayanan kepada masyarakat tetap berlangsung di tengah situasi hukum yang sedang menjadi perhatian publik.












