SANGIHE, Expektasi.com – Kebakaran lahan perkebunan terjadi di Kampung Bowongkali, Lindongan III, Kecamatan Tabukan Tengah, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 09.10 WITA.
Lahan yang terbakar diketahui merupakan perkebunan cengkih milik warga setempat, Ahmad Lego. Kebakaran terjadi di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan.
Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa tersebut diketahui oleh dua warga, Steven Diamare (25) dan Farel Wangka (18), yang saat itu melintas menggunakan sepeda motor dari arah Kampung Simueng, Kecamatan Tabukan Selatan, menuju Kampung Bowongkali.
Saat melintas di sekitar perkebunan cengkih milik Ahmad Lego yang berada di pinggir jalan raya, keduanya melihat kobaran api telah membakar sebagian area perkebunan.
Keduanya kemudian segera mendatangi pemilik lahan untuk menyampaikan informasi tersebut. Pemilik lahan bersama kedua saksi selanjutnya meminta bantuan warga sekitar.
Warga Kampung Bowongkali langsung bergerak secara gotong royong untuk memadamkan api. Dengan peralatan seadanya, seperti pelepah daun kelapa dan air yang diangkut menggunakan galon, warga berupaya mengendalikan kobaran api.
Berkat kesigapan warga, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang lebih satu jam.
Kapolsek Tabukan Tengah, Jefri Mandagi, mengatakan kondisi rumput dan vegetasi di sepanjang pinggir jalan raya saat ini cukup kering akibat cuaca panas ekstrem.
Berdasarkan analisis awal di lapangan, kebakaran tersebut diduga kemungkinan dipicu oleh puntung rokok yang masih menyala dan dibuang sembarangan oleh pengguna jalan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
“Kami sudah mendatangi dan mengamankan TKP. Selanjutnya akan dilakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran,” ujar Jefri.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi atau isu-isu negatif yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menghadapi kondisi cuaca panas dan kering yang membuat lahan serta vegetasi mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di pinggir jalan atau kawasan perkebunan. Kondisi rumput dan semak yang kering sangat mudah terbakar dan dapat memicu kebakaran yang lebih luas,” tegasnya.
Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, sebagai langkah pencegahan terhadap meluasnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sangihe.
(Hulik Manahede)












