Expektasi.com, Sangihe – Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengambil langkah proaktif guna mengantisipasi potensi gangguan jaringan telekomunikasi akibat perbaikan kabel bawah laut Palapa Ring Tengah segmen Tahuna–Melonguane, Kamis (09/04/2026).
Upaya tersebut diwujudkan melalui koordinasi dan konsultasi intensif dengan Dinas Kominfo Provinsi Sulawesi Utara yang berlangsung di Manado.
Fokus utama dalam pertemuan ini adalah memastikan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dapat melakukan intervensi kepada pihak penyedia layanan, khususnya Telkomsel, agar menyiapkan skema cadangan (backup) jaringan yang andal selama masa perbaikan berlangsung.
Perwakilan Komisi II DPRD menegaskan bahwa langkah mitigasi ini sangat penting untuk menjaga stabilitas aktivitas masyarakat.
“Kami tidak ingin aktivitas ekonomi dan pelayanan publik di Sangihe dan Sitaro lumpuh total selama masa perbaikan. Pemprov Sulut harus mendorong Telkomsel menyediakan jalur cadangan agar komunikasi masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.
Selain aspek teknis jaringan, koordinasi ini juga menyoroti peran strategis Pemerintah Provinsi dalam memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya terkait implementasi Peraturan Daerah tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K).
Regulasi tersebut dinilai krusial karena mengatur tata ruang infrastruktur bawah laut, termasuk jalur kabel Palapa Ring. Komisi II DPRD menekankan bahwa perlindungan terhadap zona infrastruktur ini menjadi kunci untuk mencegah kerusakan serupa akibat faktor eksternal di masa mendatang.
Melalui koordinasi ini, diharapkan tercipta sinkronisasi yang kuat antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pihak swasta. Komisi II DPRD dan Diskominfo pun berkomitmen untuk terus mengawal proses perbaikan hingga layanan komunikasi di Kepulauan Sangihe dan Sitaro kembali normal sepenuhnya.
(Hulik Manahede)










