Hari Buruh 2025: Seruan Kuat untuk Keadilan Pekerja dan Perluasan Lapangan Kerja

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua SBSI Bolmut, Syamsudin Olii

Ketua SBSI Bolmut, Syamsudin Olii

Expektasi.com, Bolmut – Setiap tanggal 1 Mei, masyarakat dunia memperingati Hari Buruh Internasional, atau yang juga dikenal sebagai May Day. Hari ini merupakan penghormatan terhadap perjuangan dan kontribusi kaum buruh dalam membangun ekonomi dan struktur sosial masyarakat. Di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), peringatan ini menjadi ajang refleksi sekaligus penyampaian aspirasi oleh para pekerja.

Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Bolmut, Syamsudin Olii, menyampaikan bahwa Hari Buruh bukan hanya simbol sejarah perjuangan untuk hak-hak dasar seperti jam kerja 8 jam, upah layak, dan kondisi kerja manusiawi, tetapi juga sebagai momentum untuk mengevaluasi kondisi buruh di era globalisasi saat ini.

“Kami tidak hanya memperingati, tetapi juga menyerukan agar pemerintah dan pengusaha lebih serius mendengar suara buruh yang kini berada di bawah tekanan globalisasi, otomatisasi, dan ketidakpastian kerja,” tegas Syamsudin, Kamis (01/05/2025).

Dalam keterangan resminya, ia mengungkap bahwa saat ini buruh tidak hanya bersaing secara lokal, tetapi juga harus menghadapi tekanan dari pasar tenaga kerja internasional. Perusahaan dengan mudah memindahkan lokasi produksi ke negara dengan biaya tenaga kerja yang lebih rendah, sehingga posisi buruh lokal semakin tertekan.

Lebih jauh, munculnya pola kerja baru seperti kontrak jangka pendek, outsourcing, dan freelance menyebabkan banyak pekerja kehilangan kepastian kerja jangka panjang. Di sisi lain, kemajuan teknologi turut menggantikan banyak pekerjaan fisik dengan otomatisasi, memaksa buruh untuk melakukan upskilling agar tetap relevan.

“Kenyataannya, meskipun ekonomi tumbuh, kesejahteraan buruh masih tertinggal. Banyak dari kami bekerja dengan upah rendah dan tanpa jaminan,” tambah Syamsudin.

Kondisi semakin rumit dengan keterbatasan lapangan pekerjaan yang tidak sebanding dengan jumlah angkatan kerja. Akibatnya, Pengangguran meningkat, Persaingan kerja semakin ketat, Buruh terpaksa bekerja di sektor informal dan Upah ditekan karena surplus tenaga kerja.

Kesenjangan ini mendorong buruh untuk menerima pekerjaan di luar kompetensi dengan kondisi yang tidak layak. Banyak pula yang tidak memiliki akses terhadap jaminan sosial, layanan kesehatan, hingga fasilitas perbankan formal.

Syamsudin juga menyoroti tingginya angka urbanisasi dan brain drain, di mana buruh terampil lebih memilih bekerja di kota besar atau luar negeri karena minimnya kesempatan di daerah.

“Tanpa penciptaan lapangan kerja yang memadai dan layak, buruh akan terus berada dalam posisi yang rentan. Pemerintah, pengusaha, dan lembaga pendidikan harus bersinergi untuk menutup kesenjangan ini,” ujarnya.

“Hari Buruh 2025 menjadi pengingat kuat bahwa perjuangan kaum buruh belum selesai. Dengan tekanan ekonomi global, perubahan teknologi, dan keterbatasan struktural, suara buruh harus semakin didengar dan dijadikan dasar dalam menyusun kebijakan ketenagakerjaan ke depan.,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Harga Bapok di Pasar Rakyat Boroko Relatif Stabil
Bupati Boltara Lantik Ogon Masuara sebagai Pj. Sangadi Desa Wakat
Bupati Boltara Lantik Pengurus Al Khairat Sangkub 2025–2030
HUT ke-1 Arch Coffee, Satukan Pecinta Catur Boltara di Pantai Batu Pinagut
Bupati Boltara Launching Program Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Sangkub
Satpol PP Boltara Intensifkan Patroli dan Himbauan di Pantai Batu Pinagut
SJL-MAP Ikuti Apel Pagi ASN di Batu Pinagut, Dilanjutkan Senam dan Aksi Bersih Pantai
Bupati Boltara Pimpin Rakor Program Kegiatan Pemerintah Desa Tahun 2026
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 09:19 WITA

Jelang Bulan Suci Ramadhan, Harga Bapok di Pasar Rakyat Boroko Relatif Stabil

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:14 WITA

Bupati Boltara Lantik Ogon Masuara sebagai Pj. Sangadi Desa Wakat

Selasa, 27 Januari 2026 - 22:21 WITA

Bupati Boltara Lantik Pengurus Al Khairat Sangkub 2025–2030

Senin, 26 Januari 2026 - 13:41 WITA

HUT ke-1 Arch Coffee, Satukan Pecinta Catur Boltara di Pantai Batu Pinagut

Senin, 26 Januari 2026 - 13:04 WITA

Bupati Boltara Launching Program Makan Bergizi Gratis di SDN 4 Sangkub

Berita Terbaru

Penyerahan Hewan Qurban Oleh Anggota DPRD Sangihe, Jais Salele di dampingi Istri dan Anak kepada Ketua Panitia Qurban Abdurahman Padarat yang di Saksikan oleh Jama'ah Masjid Imaduddin Bahu.

Sangihe

Jais Salele Serahkan Hewan Qurban di Masjid Imaduddin Bahu

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:02 WITA