Expektasi.com, Boltara – Sejumlah massa aksi yang menamakan diri Barisan Aksi Kerakyatan (BAKAR) mendatangi Kantor DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Senin (08/09/2025). Aksi ini digelar untuk menyampaikan aspirasi yang menandai ketidakpuasan publik terhadap kinerja wakil rakyat di daerah tersebut.
Dalam orasinya, salah satu koordinator lapangan, Aden Mansyur, menilai DPRD Boltara belum menunjukkan peran optimal sebagai lembaga legislatif. Kritik keras disampaikan terkait lemahnya implementasi fungsi DPRD yang dianggap mengecewakan masyarakat.
Massa aksi menyoroti sejumlah persoalan, di antaranya:
– Pengadaan mobil dinas pimpinan DPRD yang dianggap kurang sensitif dengan kondisi sosial masyarakat.
– Lambannya pengesahan Perda yang berpihak kepada rakyat, seperti Perda Bantuan Hukum untuk masyarakat miskin, Perda Kepemudaan, serta beberapa Ranperda lain yang dinilai stagnan.
– Tingginya aktivitas perjalanan dinas, studi tiru, dan studi banding yang dinilai lebih banyak menguras anggaran tanpa memberikan manfaat nyata bagi daerah.
Melalui aksi tersebut, massa BAKAR menuntut DPRD Boltara agar memperbaiki sikap, menjaga marwah sebagai representasi rakyat, serta menunjukkan komitmen dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.
Sebagai bentuk protes simbolik, massa menyerahkan keranda jenazah kepada pimpinan DPRD. Keranda tersebut dimaknai sebagai simbol matinya nurani dan kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif daerah.
Meski penuh kritik tajam, aksi berjalan dengan aman dan tertib hingga selesai.










