Expektasi.com, Bolmut – Ada hal yang cukup menarik dalam penutupan Open Turnamen Tenis Meja Regional Sulawesi yang memperebutkan Piala Gubernur Sulawesi Utara dan Piala Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) pada Jumat, 16 Mei 2025. Turnamen ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-18 Kabupaten Bolmut, dan berlangsung selama empat hari, mulai dari 13 hingga 16 Mei 2025, dipusatkan di Auditorium Pohohimbunga.
Sebanyak 395 atlet dari berbagai wilayah di Sulawesi ikut ambil bagian dalam ajang ini, yang mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari Kelompok Umur (KU-15), kategori lokal Bolmut, hingga divisi umum regional. Total hadiah puluhan juta rupiah pun menjadi daya tarik tersendiri dalam perhelatan yang mendapatkan sambutan luar biasa ini.
Namun, di balik kesuksesan turnamen berskala regional ini, tersimpan kisah inspiratif tentang awal mula kebangkitan tenis meja di Bolmut. Dahulu, sebelum resmi terbentuknya organisasi tenis meja daerah, para atlet dan pecinta olahraga ini menyalurkan hobinya melalui kegiatan sederhana yang diberi nama “Turnamen Kolong-kolong” yang juga dipelopori oleh Ketua PTMSI saat ini, sebuah bentuk komunitas informal yang menjadi cikal bakal semangat kompetitif dalam tenis meja.
Dari ruang-ruang sempit dan meja seadanya, lahirlah komunitas yang kemudian mendorong terbentuknya Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kabupaten Bolmut, yang resmi berdiri pada 2 Juli 2022. Organisasi ini dinahkodai oleh Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., yang kini juga menjabat sebagai Bupati Bolaang Mongondow Utara.
Sebelum adanya PTMSI, kegiatan tenis meja di Bolmut berlangsung secara sporadis dan tidak terorganisir dengan baik. Namun pasca pembentukan, olahraga ini berkembang pesat, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas atlet. Siapa yang menyangka, tenis meja yang dahulu hanya dianggap hiburan ringan, dipandang sebelah mata, kini mampu naik kelas menjadi turnamen bergengsi tingkat regional, dengan antusiasme ratusan atlet sebagai buktinya.
Dalam sambutannya saat penutupan turnamen, Dr. Sirajudin Lasena menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh atlet dan panitia penyelenggara. Ia juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kerja keras semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini.










