Satu-satunya di Sulut, RSUD Liun Kendage Tahuna Resmikan Ruang Rawat Inap Jiwa “Teratai”

Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kepulauan Sangihe
Michael Thungari bersama Wakil Bupati Sangihe Tendris Bulahari dan Dirut RSUD Liun Kendage Tahuna dr. Polideng Dalawir

Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Wakil Bupati Sangihe Tendris Bulahari dan Dirut RSUD Liun Kendage Tahuna dr. Polideng Dalawir

Expektasi.com, Sangihe – RSUD Liun Kendage Tahuna resmi mengoperasikan Ruang Rawat Inap Jiwa yang diberi nama “Ruangan Teratai”, Kamis (21/05/2026). Fasilitas tersebut menjadi bangsal perawatan jiwa pertama dan satu-satunya di Rumah Sakit Umum Daerah di Provinsi Sulawesi Utara di luar rumah sakit khusus jiwa.

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE.,MM didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari yang berlangsung di halaman depan Gedung Chatlab RSUD Liun Kendage Tahuna.

Dalam laporan pelaksanaannya, Direktur UPTD RSUD Liun Kendage Tahuna, dr. Polideng Dalawir mengungkapkan rasa syukur atas hadirnya fasilitas baru tersebut. Menurutnya, ruangan yang kini difungsikan sebagai ruang rawat inap jiwa sebelumnya merupakan Ruang Perawatan Krisan untuk pasien bedah.

“Setelah pelayanan bedah dipindahkan ke gedung baru, bangunan lama ini direnovasi total dan dialihkan fungsinya menjadi ruang perawatan pasien jiwa,” ujar dr. Polideng.

Ia menambahkan, sebelum peresmian dilakukan, jajaran manajemen dan tenaga medis telah melaksanakan doa bersama pada Kamis pagi pukul 10.00 WITA sebagai bentuk harapan baik bagi pelayanan kesehatan jiwa di daerah itu.

Sementara itu, Bupati Michael Thungari dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Ruangan Teratai bukan hanya sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan mental masyarakat.

“Selama ini kesehatan mental sering dipandang sebelah mata. Banyak orang merasa takut, malu, bahkan memilih memendam persoalan yang dialami. Padahal kesehatan jiwa sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Orang yang sehat secara jasmani belum tentu sehat secara batin,” kata Bupati.

Mengutip data Kementerian Kesehatan, Bupati menyebutkan bahwa satu dari sepuluh orang di Indonesia mengalami gangguan kesehatan jiwa, yang umumnya diawali dari kecemasan atau anxiety. Faktor ekonomi, tekanan keluarga hingga persoalan asmara disebut menjadi pemicu meningkatnya gangguan kesehatan mental di tengah kehidupan modern saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menanggapi berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Ia meminta seluruh tenaga medis untuk terus melakukan evaluasi dan pembenahan pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, masyarakat dan keluarga pasien juga diminta memahami beban kerja tenaga kesehatan, mengingat seluruh pelayanan di RSUD Liun Kendage Tahuna telah terintegrasi dengan program BPJS Kesehatan secara gratis.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menegaskan akan tetap melakukan evaluasi berkala terhadap tenaga medis, termasuk kemungkinan rolling atau rotasi kerja bagi aparatur yang dinilai tidak memberikan pelayanan maksimal.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk menghapus stigma negatif terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan mendukung proses pemulihan mereka secara bersama-sama.

“Jangan jauhi mereka. Rangkul dan bantu mereka untuk pulih serta kembali diterima di tengah masyarakat,” tutupnya.

(Hulik Manahede)

Berita Terkait

Buka Seminar Budaya, Bupati Michael Thungari Dorong Pelestarian Rumah Tradisional Sangihe sebagai Identitas Jati Diri
Musdes RKP Desa Bahu 2027, Pj Kapitalaung Tekankan Kepentingan Masyarakat
Kemarau Panjang, Jamaah Imaduddin Bahu Bersimpuh Memohon Hujan
Pemerintah Kampung Bahu Salurkan Bantuan Pangan 30 Kg kepada 161 KPM
Wujud Nyata Kesehatan Ibu dan Anak, Pemerintah Kampung Bahu Gelar Posyandu Terpadu
HKGB ke-74, Bhayangkari Tabukan Utara Sapa Warga hingga Relawan Karhutla
Aksi Bhayangkari Peduli: Salurkan Air Mineral ke Posko Relawan BELANTARA
Lahan Cengkih Terbakar, Kapolsek Tabukan Tengah Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Berita ini 100 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:42 WITA

Buka Seminar Budaya, Bupati Michael Thungari Dorong Pelestarian Rumah Tradisional Sangihe sebagai Identitas Jati Diri

Rabu, 30 September 2026 - 19:06 WITA

Musdes RKP Desa Bahu 2027, Pj Kapitalaung Tekankan Kepentingan Masyarakat

Jumat, 25 September 2026 - 08:38 WITA

Kemarau Panjang, Jamaah Imaduddin Bahu Bersimpuh Memohon Hujan

Kamis, 24 September 2026 - 12:27 WITA

Pemerintah Kampung Bahu Salurkan Bantuan Pangan 30 Kg kepada 161 KPM

Selasa, 22 September 2026 - 15:19 WITA

Wujud Nyata Kesehatan Ibu dan Anak, Pemerintah Kampung Bahu Gelar Posyandu Terpadu

Berita Terbaru

Plt. Bupati Boltara Mohammad Aditya Pontoh bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Boltara

Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:52 WITA