Terapi Hiperbarik RSUD Liunkendage Selamatkan Penyelam Alami Dekompresi

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perawat RSD Liungkendage Bersama Pasien dan Keluarga Pasien

Perawat RSD Liungkendage Bersama Pasien dan Keluarga Pasien

Expektasi.com, Sangihe – RSUD Liunkendage kembali membuktikan keunggulan layanan kesehatan kedaruratan kelautan di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Melalui inovasi Terapi Oksigen Hiperbarik (Hyperbaric Oxygen Therapy/HBO), tim medis berhasil menangani seorang pasien pria yang mengalami gejala dekompresi serius usai melakukan aktivitas penyelaman, Rabu (28/01/2026).

Kasus ini menjadi perhatian penting karena penyakit dekompresi merupakan kondisi gawat darurat yang kerap mengancam keselamatan penyelam, nelayan, maupun pekerja sektor kelautan.

Berdasarkan laporan medis, pasien melakukan penyelaman pada kedalaman sekitar 20 meter. Setelah sempat naik ke permukaan dalam waktu singkat tanpa jeda observasi yang memadai, pasien kembali menyelam ke kedalaman yang sama selama kurang lebih dua jam, sebelum akhirnya naik ke permukaan secara total.

Sekitar satu jam setelah aktivitas penyelaman tersebut, pasien mulai merasakan sejumlah gejala klinis berat, antara lain:

– Nyeri otot hebat pada kedua kaki dan tangan
– Pusing disertai nyeri kepala
– Rasa tidak nyaman pada bagian perut (dispepsia/kram)

Gejala tersebut mengarah pada dugaan kuat decompression sickness, yaitu kondisi akibat terbentuknya gelembung nitrogen dalam tubuh karena perubahan tekanan yang terlalu cepat.

Melihat kondisi pasien yang membutuhkan tindakan segera, tim medis RSUD Liunkendage langsung mengambil langkah cepat dengan memberikan Terapi Hiperbarik.

Pasien menjalani prosedur di dalam chamber hiperbarik menggunakan oksigen murni bertekanan tinggi selama kurang lebih dua jam.

“Setelah dilakukan terapi selama dua jam, keadaan umum pasien mengalami perbaikan yang signifikan. Nyeri otot berkurang drastis dan gejala pusing mulai hilang,” ujar tim medis RSUD Liunkendage.

Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan RSUD Liunkendage dalam menangani kasus-kasus kedaruratan kelautan dengan teknologi medis modern.

Kasus tersebut menjadi pengingat penting bagi para nelayan tradisional maupun penyelam wisata di wilayah Kepulauan Sangihe agar tidak mengabaikan gejala pasca-penyelaman.

RSUD Liunkendage menghimbau masyarakat segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala berikut setelah menyelam:

– Mati rasa atau kesemutan
– Pusing atau sakit kepala hebat
– Lumpuh atau kelemahan anggota gerak
– Batuk terus-menerus atau sesak napas

Tim medis menegaskan bahwa waktu terbaik untuk mendapatkan hasil terapi maksimal adalah kurang dari 8 jam setelah gejala muncul, yang dikenal sebagai Golden Period.

Semakin cepat pasien ditangani di ruang hiperbarik, semakin kecil risiko terjadinya kerusakan jaringan permanen hingga kelumpuhan.

(Hulik Manahede)

Berita Terkait

Kampanye Damai Kampung Bahu Digelar 15 Oktober, Dua Calon Kapitalaung Siap Berdialog
95 Agen BPJS Ketenagakerjaan Desa Resmi Dikukuhkan di Sangihe
Tali Rompon Kampung Bahu Diduga Sengaja Diputus Orang Tak Dikenal
Ciptakan Suasana Damai, Dua Calon Kapitalaung Kampung Bahu Sepakat Jaga Persaudaraan
Jelang Pemilihan Kapitalaung, Bupati Sangihe Tekankan Netralitas dan Kampanye Damai
Buka Seminar Budaya, Bupati Michael Thungari Dorong Pelestarian Rumah Tradisional Sangihe sebagai Identitas Jati Diri
Musdes RKP Desa Bahu 2027, Pj Kapitalaung Tekankan Kepentingan Masyarakat
Kemarau Panjang, Jamaah Imaduddin Bahu Bersimpuh Memohon Hujan
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59 WITA

Kampanye Damai Kampung Bahu Digelar 15 Oktober, Dua Calon Kapitalaung Siap Berdialog

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:10 WITA

95 Agen BPJS Ketenagakerjaan Desa Resmi Dikukuhkan di Sangihe

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:11 WITA

Tali Rompon Kampung Bahu Diduga Sengaja Diputus Orang Tak Dikenal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Jelang Pemilihan Kapitalaung, Bupati Sangihe Tekankan Netralitas dan Kampanye Damai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:42 WITA

Buka Seminar Budaya, Bupati Michael Thungari Dorong Pelestarian Rumah Tradisional Sangihe sebagai Identitas Jati Diri

Berita Terbaru

Plt Bupati Boltara Mohammad Aditya Pontoh

Boltara

Kawal Program Perumahan, Plt. Bupati Boltara Gandeng JPN

Kamis, 8 Okt 2026 - 22:28 WITA