Expektasi.com, Bolmut – Sejak pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Kurikulum Merdeka, dunia pendidikan anak usia dini di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mulai menunjukkan transformasi yang signifikan. Program yang menyasar guru PAUD, KB, TK, SPS, hingga TPA ini kini memasuki tahun kedua pelaksanaannya dengan berbagai dinamika dan capaian.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Bolmut, Fadli Tadjuddin Usup, SE, MM, menyampaikan bahwa hingga April 2025, implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat PAUD dan TK telah memberikan perubahan positif dalam pendekatan pembelajaran yang lebih menyenangkan, kontekstual, dan berpusat pada anak.
“Kami melihat perubahan nyata dalam cara guru mengajar. Anak-anak kini lebih aktif, kreatif, dan belajar dalam suasana yang lebih menyenangkan. Kurikulum Merdeka benar-benar menekankan pada perkembangan karakter dan potensi anak sejak dini,” ujar Fadli, Sabtu (05/04/2025).
Meski demikian, Fadli mengakui bahwa tidak sedikit tantangan yang dihadapi selama proses implementasi berlangsung. Keterbatasan sarana dan prasarana, serta kebutuhan pelatihan lanjutan bagi tenaga pendidik menjadi isu yang perlu terus dibenahi.
“Beberapa satuan pendidikan masih kekurangan alat permainan edukatif, serta akses terhadap modul digital. Kami terus berupaya untuk melengkapi fasilitas tersebut dan melakukan pendampingan berkala bagi guru-guru kita,” tambahnya.
Dinas Dikbud Bolmut juga menggandeng lembaga pendidikan tinggi dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) untuk melakukan monitoring dan evaluasi berkala. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan dalam aspek perkembangan sosial emosional dan kognitif anak.
Menurutnya, program ini mendapat sambutan positif dari orang tua murid. Orang tua murid mengaku lebih tenang melihat anaknya kini lebih percaya diri dan semangat belajar.
Ke depan, Dinas Dikbud Bolmut berencana memperluas pelatihan ke seluruh guru PAUD dan TK di wilayah terpencil serta mengintegrasikan nilai-nilai lokal dalam modul pembelajaran.
“Ini adalah langkah awal dalam membangun fondasi pendidikan berkualitas sejak usia dini. Kita ingin anak-anak Bolmut tumbuh menjadi generasi yang tangguh, siap menghadapi masa depan menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Fadli Usup.











