SANGIHE, Expektasi.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja hingga ke pelosok desa. Salah satu langkah konkret yang dilakukan yakni melalui pengukuhan 95 Agen BPJS Ketenagakerjaan Desa.
Kegiatan Pengukuhan dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keagenan Desa tersebut dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, yang sekaligus memberikan sambutan. Kegiatan berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Sangihe, Kamis (8/10/2026).
Sebanyak 95 agen yang dikukuhkan dipersiapkan menjadi perpanjangan tangan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan edukasi, membantu pelayanan, serta mempermudah masyarakat mengakses pendaftaran program jaminan sosial ketenagakerjaan di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Tendris Bulahari menyampaikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado atas sinergi dan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Tenaga Kerja.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, saya menyampaikan apresiasi kepada jajaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Manado yang bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Tendris.
Ia menjelaskan, kondisi geografis Kabupaten Kepulauan Sangihe yang terdiri atas wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam memperluas akses pelayanan publik. Karena itu, kehadiran agen di desa dinilai relevan untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat.
“Melalui keagenan desa ini, informasi dan pelayanan terkait program BPJS Ketenagakerjaan diharapkan dapat semakin dekat, mudah dijangkau, dan mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya para pekerja di desa-desa,” jelasnya.
Menurutnya, para agen tidak hanya bertugas menyampaikan informasi mengenai program BPJS Ketenagakerjaan, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya perlindungan jaminan sosial bagi pekerja.
Tendris juga mengimbau agar perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat menjangkau seluruh lapisan pekerja, baik sektor formal maupun informal atau pekerja bukan penerima upah.
Kelompok pekerja yang dimaksud antara lain nelayan, petani, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pekerja konstruksi, pedagang, pekerja jasa transportasi, hingga perangkat desa.
“Para pekerja merupakan bagian penting dari pembangunan daerah yang membutuhkan perlindungan dan jaminan sosial. Semoga kolaborasi dan sinergi ini dapat terus kita tingkatkan demi memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Sangihe,” ungkapnya.
Ia pun mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memperluas cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan agar para pekerja memperoleh perlindungan, keluarga merasa lebih tenang, dan pembangunan daerah semakin kuat.
Melalui pengukuhan dan Bimtek tersebut, 95 agen diharapkan dapat segera berperan aktif di tengah masyarakat, memberikan pemahaman mengenai manfaat program BPJS Ketenagakerjaan, serta membantu memperluas cakupan kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) secara merata di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
(Hulik Manahede)











