Expektasi.com, Sangihe – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara, Jacob Hendrik Pettipailohy, SH.,MH secara resmi mencanangkan Program Kampung Nelayan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Lurah Tidore, Kecamatan Tahuna Timur, Senin (18/05/2026). Program tersebut menjadi bentuk dukungan nyata Kejaksaan dalam mendorong kebijakan strategis pemerintah yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat pesisir.
Dalam sambutannya, Kajati menyampaikan bahwa Kelurahan Tidore memiliki potensi besar di sektor kelautan. Dari total 2.669 penduduk, sebanyak 459 warga berprofesi sebagai nelayan, sehingga sektor perikanan menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.
Menurutnya, kondisi tersebut sangat selaras dengan konsep Ekonomi Biru yang saat ini terus didorong pemerintah pusat sebagai strategi pembangunan berkelanjutan berbasis kelautan dan perikanan.
“Hubungan kejaksaan dengan ekonomi biru ini sangat erat. Dari sisi pengawasan, kami akan bekerja ekstra untuk memastikan seluruh regulasi, proses pembiayaan, hingga distribusi program berjalan dengan benar sesuai ketentuan dan anggaran yang ada,” ujar Jacob Hendrik.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas hidup masyarakat nelayan melalui pemetaan berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan. Kajati mengingatkan para nelayan agar tetap menggunakan metode penangkapan ikan yang aman dan ramah lingkungan serta menghindari penggunaan alat berbahaya seperti kompresor demi keselamatan bersama.
Lebih lanjut, Jacob Hendrik menegaskan komitmen Kejaksaan Tinggi Sulut untuk menjadi jembatan aspirasi masyarakat daerah hingga ke tingkat pusat. Ia meminta pemerintah daerah dan pihak kelurahan segera menginventarisasi berbagai persoalan serta menyusun proposal konkret agar dapat dikawal langsung hingga ke kementerian terkait di Jakarta.
“Jakarta memiliki jangkauan yang jauh terhadap problematika di sini. Oleh karena itu, tugas kami adalah mendorongnya agar ada realisasi nyata, bukan sekadar proposal belaka. Kita butuh aksi nyata agar potensi besar di daerah ini benar-benar terpenuhi,” tegasnya.
Kegiatan pencanangan Kampung Nelayan tersebut turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, jajaran aparatur kelurahan, serta masyarakat nelayan setempat. Melalui momentum tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara Kejaksaan dan pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir serta optimalisasi potensi kelautan di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
(Hulik Manahede)










