Pernikahan Dini, Salah Satu Penyebab KDRT di Bolmut

Jumat, 26 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Asisten Bidang administrasi umum Uteng Datunsolang dan Kadis PPKB, PP & PA Yani Lasama.

Foto Asisten Bidang administrasi umum Uteng Datunsolang dan Kadis PPKB, PP & PA Yani Lasama.

Expektasi.com, BOLMUT – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) melalui Asisten Bidang administrasi umum Uteng Datunsolang, S.Pd.,M.Si membuka Sosialisasi pencegahan pernikahan usia anak dan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak bertempat di Coconut Beach & Resto, Kawasan Wisata Pantai Batu Pinagut, Jumat (26/07/2024).

Dalam Arahannya Asisten Administrasi umum menyampaikan secara sosial, menikah dibawah umur menyebabkan terjadinya keretakan dalam rumah tangga, sebab menikah diusia dini masih belum mampu mengendalikan gaya hidup.

“Selain akibat ketergantungan emosional, finansial, atau sosial, perempuan juga rentan menjadi korban kekerasan akibat pola asuh. Pola asuh keluarga yang salah dapat melahirkan bibit kekerasan pada anak di masa depan. Entah kelak ia akan menjadi korban yang menoleransi kekerasan, atau bahkan menjadi pelaku,” jelasnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, Kekerasan terhadap anak tak hanya meninggalkan bekas luka pada tubuh anak, tapi juga emosional, perilaku menyimpang, dan penurunan fungsi otak. Bahkan kualitas hidup anak yang menjadi korban menurun. Luka itu membekas bahkan hingga korban berusia dewasa.

“Upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak selain pemerintah, juga harus melibatkan lembaga non pemerintah serta organisasi masyarakat sipil, kerjasama antar berbagai lembaga dan organisasi dapat meningkatkan efektivitas dalam pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta memberikan dukungan yang komprehensif bagi korban kekerasan,” katanya.

Harapanya, melalui langkah-langkah ini diharapkan dapat tercipta masyarakat yang lebih sadar akan pentingnya melindungi perempuan dan anak, serta memberikan dukungan yang komprehensip bagi korban kekerasan. Dan diharapkan masyarakat dapat lebih peduli serta bersikap proaktif dalam melindungi perempuan dan anak dari kekerasan.

Turut Hadir, Ketua Pengadilan Agama Boroko, Narasumber dari Polres Bolmut, Para Camat, Para Sangadi, TNI/Polri, Forum Anak Daerah, Organisasi Kewanitaan

Berita Terkait

Prof Ronald Mawuntu: OTT Bukan Vonis, Nasib Hukum SJL Ditentukan Pembuktian
Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026
RKS Minta Revitalisasi Lapangan Inomasa dan Jalan Bintauna Tetap Jalan di APBD-P 2026
KPK Geledah Sejumlah Kantor Pemkab Boltara, Ini Daftarnya
KPK Geledah 3 Kantor Boltara, Selain Brangkas Kosong, Apa yang Ditemukan?
KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Boltara, Ditemukan Brangkas
Polisi Sahabat Anak, TK Al-Multazam Kenal Dunia Kepolisian Sejak Dini
MAP Jadi Plt Bupati, Pelayanan Boltara Tetap Berjalan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:41 WITA

Prof Ronald Mawuntu: OTT Bukan Vonis, Nasib Hukum SJL Ditentukan Pembuktian

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:52 WITA

Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Selasa, 29 September 2026 - 22:41 WITA

RKS Minta Revitalisasi Lapangan Inomasa dan Jalan Bintauna Tetap Jalan di APBD-P 2026

Senin, 28 September 2026 - 14:05 WITA

KPK Geledah 3 Kantor Boltara, Selain Brangkas Kosong, Apa yang Ditemukan?

Senin, 28 September 2026 - 09:53 WITA

KPK Geledah Ruang Kerja Bupati Boltara, Ditemukan Brangkas

Berita Terbaru

Plt. Bupati Boltara Mohammad Aditya Pontoh bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026

Boltara

Plt Bupati MAP Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

Kamis, 1 Okt 2026 - 12:52 WITA