Bupati Michael Thungari Tekankan Kehati-hatian dan Keselamatan dalam Penanganan Karhutla Gunung Awu

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari

Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari

SANGIHE, Expektasi.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Doa Bersama Lintas Agama dan Adat di Papanuhung Santiago Tampungang Lawo, Minggu (13/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama di tengah upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Awu yang hingga kini belum sepenuhnya padam.

Doa bersama ini dihadiri langsung Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, Wakil Bupati Tendris Bulahari, Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, tokoh lintas agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Dewan Adat Sangihe, relawan, donatur, serta masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Michael Thungari menekankan bahwa kondisi medan Gunung Awu yang berat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas dan relawan yang melakukan penanganan di lapangan.

Menurutnya, setiap upaya pemadaman dan pemantauan titik api harus dilakukan secara terukur dengan mengutamakan kehati-hatian dan keselamatan.

“Medannya memang berat, sehingga penanganan di lapangan membutuhkan kehati-hatian dan kerja sama semua pihak. Pemerintah bersama Forkopimda, camat, lurah, kepala kampung, TNI-Polri, masyarakat dan relawan terus memantau perkembangan titik api melalui pos-pos pemantauan di wilayah terdampak,” ujar Thungari.

Ia menegaskan, penanganan Karhutla tidak semata-mata mengandalkan jumlah personel maupun peralatan. Dukungan dan keterlibatan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam menghadapi kondisi tersebut.

Karena itu, Bupati mengajak seluruh elemen untuk tetap menjaga koordinasi serta tidak mengambil tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

“Yang paling utama adalah keselamatan masyarakat dan seluruh personel yang berada di lapangan. Kita terus berupaya melakukan penanganan sesuai kondisi dan perkembangan di lapangan,” katanya.

Karhutla Gunung Awu tercatat mulai terjadi di sekitar Pos 8 jalur pendakian Angges, Kecamatan Tahuna Barat, sejak 5 September 2026. Kobaran api kemudian meluas hingga wilayah Kelurahan Kolongan, Kecamatan Kendahe, serta Kecamatan Tabukan Utara.

Berdasarkan analisis data geospasial menggunakan SWIR citra Sentinel-2 per 9 September 2026, estimasi luas areal yang terbakar telah mencapai sekitar 587,76 hektare. Kondisi medan yang berada pada ketinggian sekitar 600 hingga 1.030 meter di atas permukaan laut turut menjadi kendala dalam proses penanganan.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe bersama TNI-Polri, camat, lurah, kepala kampung, relawan, dan masyarakat terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan titik api melalui sejumlah pos pemantauan di wilayah terdampak.

Langkah tersebut dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, mengingat kondisi medan dan potensi perubahan arah maupun perkembangan api dapat membahayakan petugas serta masyarakat di sekitar kawasan terdampak.

Di tengah upaya penanganan tersebut, Doa Bersama Lintas Agama dan Adat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat Sangihe.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual adat Tatahimokoing Sembanua yang dilaksanakan Dewan Adat Sangihe. Selanjutnya, doa bersama dipanjatkan oleh perwakilan umat Islam, Kristen Protestan, berbagai denominasi gereja, dan Katolik.

Melalui doa tersebut, seluruh elemen masyarakat memanjatkan permohonan agar kondisi alam segera membaik, hujan segera turun untuk membantu meredakan Karhutla, serta keselamatan senantiasa menyertai para petugas, aparat, relawan, dan masyarakat yang berada di sekitar wilayah terdampak.

Pemerintah daerah berharap semangat kebersamaan, koordinasi, dan kepedulian seluruh masyarakat dapat terus terjaga hingga Karhutla Gunung Awu benar-benar dapat dikendalikan.

(Hulik Manahede)

Berita Terkait

Sinergitas, Kapolres Sangihe Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers
Bicara di Forum, Bupati Michael Thungari Ajak Dunia Jaga Laut Sangihe di CBD COP17 Armenia
Rizky M. Siokona Menang Mutlak, Siap Pimpin Ngalipaeng II dengan Hati dan Kebersamaan
Amir Mahmud Hapantenda Menang, Kampung Bahu Tetap Damai!
BREAKING NEWS: 781 Warga Masuk DPT, Pemilihan Kapitalaung Kampung Bahu Digelar
Perdana ke Sangihe, Gubernur Yulius Selvanus Bawa Bantuan Pertanian
Gubernur Sulut Tiba di Sangihe, Tabukan Utara Jadi Fokus Kunjungan Kerja
Penyaluran BLT-DD Bahu Berjalan Lancar, Pj Kapitalaung: Semoga Membantu Masyarakat
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:20 WITA

Sinergitas, Kapolres Sangihe Perkuat Kemitraan dengan Insan Pers

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WITA

Bicara di Forum, Bupati Michael Thungari Ajak Dunia Jaga Laut Sangihe di CBD COP17 Armenia

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Amir Mahmud Hapantenda Menang, Kampung Bahu Tetap Damai!

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:13 WITA

BREAKING NEWS: 781 Warga Masuk DPT, Pemilihan Kapitalaung Kampung Bahu Digelar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:30 WITA

Perdana ke Sangihe, Gubernur Yulius Selvanus Bawa Bantuan Pertanian

Berita Terbaru

Boltara

Sekda Boltara Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98

Rabu, 28 Okt 2026 - 18:58 WITA