Bupati Boltara Hadiri Rakor Pemprov dan Kabupaten/Kota se-Sulut

Selasa, 30 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E saat berjabat tangan di kegiatan rakor dengan Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena

Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E saat berjabat tangan di kegiatan rakor dengan Bupati Boltara, Dr. Sirajudin Lasena

Expektasi.com, Boltara – Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan Provinsi (Pemprov) dan Kabupaten/Kota se-Sulawesi Utara (Sulit) Tahun 2025 yang digelar di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulut, Senin (29/9/2025).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara dan dihadiri oleh Wakil Gubernur, Ketua DPRD Sulut, para Ketua DPRD se-Sulut, para Bupati/Walikota, Sekretaris Daerah se-Sulut, serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dari seluruh kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Gubernur Sulut menegaskan bahwa rakor ini menjadi momentum untuk mengevaluasi realisasi anggaran serta mengoptimalkan program-program pembangunan secara proporsional, dengan semangat Sulut Semakin Kompak, Semakin Maju.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Sulut 2025–2029, dengan target utama tahun 2026 meliputi penguatan sumber daya manusia, pengembangan agrobisnis, serta peningkatan sektor pariwisata. Ketiga target tersebut akan didukung melalui regulasi yang tepat dan berbagai inovasi daerah.

Lebih lanjut, Gubernur menyampaikan 8 prioritas pembangunan daerah yang menjadi sasaran RKPD 2026, termasuk pengelolaan dana transfer daerah. Dalam paparannya, disebutkan bahwa terjadi penurunan dana transferan untuk sejumlah kabupaten/kota. Untuk Kabupaten Boltara, tercatat penurunan sebesar Rp110.133.819.000.

Menghadapi kondisi tersebut, Gubernur mendorong pemerintah daerah agar:

– Memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),
– Menguatkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD),
– Mengendalikan belanja daerah secara efisien,
– Mensinergikan pemanfaatan Dana Desa dengan sasaran RKPD,
– Serta menyiapkan usulan program prioritas daerah untuk diusulkan ke kementerian/lembaga terkait.

Dengan sisa waktu tiga bulan menjelang akhir tahun 2025, diharapkan seluruh pemerintah daerah di Sulawesi Utara dapat bekerja maksimal dalam memastikan pencapaian indikator makro pembangunan daerah sesuai target.

Berita Terkait

Kamis Penuh Spiritualitas, ASN Boltara Ikuti Mengaji dan Ibadah Nasrani
Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Distribusi MBG SPPG Boroko Dihentikan hingga Waktu Tak Ditentukan
Fauzi Alamri Bantah Dugaan Penyalahgunaan Barcode BBM di SPBU Boroko
Monitoring BBM di Boltara, Dugaan Penyalahgunaan Barcode Jadi Sorotan
Bupati Sirajudin Lasena Jadi Irup Hari Lahir Pancasila, Bacakan Pidato Kepala BPIP RI
Krisis BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga, SPBU Boroko dan Pertamini Kompak Kosong
Tambang Ilegal Gerogoti Bintauna, Negara Rugi Triliunan Rupiah Setiap Tahun
Tambang Ilegal di Hutan Bintauna Kian Mengkhawatirkan, Publik Desak Aparat Bertindak
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:27 WITA

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka, Distribusi MBG SPPG Boroko Dihentikan hingga Waktu Tak Ditentukan

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:46 WITA

Fauzi Alamri Bantah Dugaan Penyalahgunaan Barcode BBM di SPBU Boroko

Rabu, 3 Juni 2026 - 10:50 WITA

Monitoring BBM di Boltara, Dugaan Penyalahgunaan Barcode Jadi Sorotan

Senin, 1 Juni 2026 - 14:39 WITA

Bupati Sirajudin Lasena Jadi Irup Hari Lahir Pancasila, Bacakan Pidato Kepala BPIP RI

Senin, 1 Juni 2026 - 14:17 WITA

Krisis BBM Lumpuhkan Aktivitas Warga, SPBU Boroko dan Pertamini Kompak Kosong

Berita Terbaru